Pengawetan adalah cara yang digunakan untuk mempertahankan sifat fisik dan kimia makanan dalam waktu yang lama. Pengawetan dilakukan dengan berbagai cara, dengan didinginkan, dipanaskan, diasinkan, dimaniskan, dan lainnya.
Pengeringan adalah cara pengolahan makanan dengan cara mengurangi kandungan air di dalamnya. Pengeringan juga merupakan salah satu cara pengawetan makanan. Contoh produk pangan yang dikeringkan: ikan asin, jenis sereal, buah-buahan, dll.
Pemanasan merupakan salah satu cara pengawetan. Dengan melakukan pemanasan, mikroba dan mikroorganisme yang ada pada makanan akan mati karena tidak dapat hidup di suhu yang tinggi. Pemanasan ada 3 macam, yaitu: blanching, pasteurisasi, dan sterilisasi. Blanching bertujuan merusak enzim dan merupakan persiapan bahan baku proses, blanching tidak termasuk dalam pengawetan. Pastuerisasi bertujuan membunuh bakteri dan virus, biasa menggunakan suhu 100°C. Pada pasteurisasi, masih terdapat mikroorganisme. Sterilisasi bertujuan mematikan semua mikroorganisme yang ada pada bahan makanan sehingga digunakan suhu yang sangat tinggi.
Pendinginan juga merupakan salah satu cara pengawetan makanan. Dengan suhu yang dingin, akan menghambat pertumbuhan mikroorganisme dan pembentukan pigmen warna serta rasa. Pengaruh pendinginan pada makanan tidak terlalu besar karena dilakukan di atas titik beku.

No comments:
Post a Comment