Dalam
PTP, kita tidaknya hanya melakukan pengembangan produk pangan. Kita juga harus
bisa membuat laporan keuangan dan memastikan agar produk kita laku dan kita
mendapat profit. Percuma jika inovasi kita bagus, namun kita
tidak mamp memasarkan produk dan akhirnya bangkrut. Oleh karena itu, diperlukan
keahlian untuk membuat laporan keuangan yang baik dan benar. Berikut sekilas
tentang laporan keuangan.
Sunday, 22 November 2015
Monday, 16 November 2015
Presentation Time!
Pada kelas kali ini, masing-masing kelompok mengadakan presentasi tentang flora-fauna lokal Indonesia yang jarang dijumpai pemanfaatannya pada produk pangan di Indonesia. Ada delima merah, lobi-lobi, srikaya, kecombrang, jamblang, dan lain-lain. Sebagai informasi, kelompok kami membahas tentang ikan sidat.
Presentasi dilakukan dengan memutar video hasil kreasi kelompok sambil menjelaskan tentang topik presentasi mereka, selain itu tiap kelompok juga diharapkan membuat produk hasil pengembangan dari flora-fauna langka tersebut. Pengembangan kelompok kami adalah rendang sidat.
Sunday, 8 November 2015
Bahan Tambahan Makanan
Seperti namanya, BTM adalah bahan pangan yang sekedar ditambahkan ke produk pangan untuk menambah aroma, rasa, atau warna.
BTM memiliki syarat, yaitu tidak menimbulkan rasa asin, manis yang alami, dan asam yang alami. Contohnya garam, gula pasir, gula merah, gula aren, asam, cuka, dan lainnya.
BTM memiliki syarat, yaitu tidak menimbulkan rasa asin, manis yang alami, dan asam yang alami. Contohnya garam, gula pasir, gula merah, gula aren, asam, cuka, dan lainnya.
Sunday, 1 November 2015
Proses Pengolahan Tepung Tapioka
Pada kelas kali ini, kami mempelajari cara
pengolahan singkong menjadi pati dalam skala industri.
Sunday, 25 October 2015
Penulisan Karya Ilmiah
Pada kelas kali ini, kami
mempelajari kerangka karya ilmiah yang baik dan benar! Karya ilmiah terdiri
dari:
HALAMAN
JUDUL
KATA
PENGANTAR
DAFTAR
ISI
DAFTAR
TABEL
DAFTAR
GAMBAR
I.
PENDAHULUAN
i.
Latar
Belakang
a. Informasi
b. Sejarah
c. Alasan
ii.
Tujuan/Rumusan
Masalah
iii.
Hipotesis
II.
TINJAUAN
PUSTAKA
i.
Dasar
Teori
ii.
Metodologi
III.
HASIL
PENELITIAN/PROSES
IV.
PERHITUNGAN/PEMBAHASAN
V.
KESIMPULAN/SARAN
DAFTAR
PUSTAKA
LAMPIRAN
Catatan:
·
Title, contoh: “I. PENDAHULUAN”, diketik di tengah halaman. Sebelum
menulis sub-title, selalu isi dengan
2-3 paragraf pendahuluan.
·
Jangan
sertakan nomor halaman pada awal bab
·
Sertakan
daftar tabel dan gambar hanya jika terdapat banyak sekali tabel dan gambar pada
karya ilmiah
·
Judul tabel
ditulis di atas, sedangkan judul gambar ditulis di bawah. Sumber sama-sama
ditulis di pojok kanan bawah.
·
Lampiran
digunakan untuk data yang sangat banyak
·
Kesimpulan
harus sesuai dengan hipotesis dan tujuan
·
Metodologi
menjelaskan tentang metode apa saja yang ada dan bagaimana melakukannya,
setelah itu sebutkan metode yag kita pilih serta alasannya
·
Alasan
pemilihan tema tidak boleh “karena disuruh dosen”, bukan juga alasan umum
seperti “untuk mengenalkan … kepada masyarakat”
·
Daftar
pustaka tidak boleh dari blog
Monday, 19 October 2015
Pemisahan
Pemisahan dapat terjadi pada bahan pangan yang fasanya beda atau sama. Contoh pemisahan pada fasa sama: padat dengan padat, cair dengan cair. Contoh pemisahan pada fasa beda: cair dengan padat.
Sunday, 11 October 2015
Pembuatan Seblak
NFT-B
Siapa yang tidak tahu seblak? Makanan lokal Indonesia yang satu ini mudah dibuat dan bisa dimodifikasi sesuai keinginan kita, soalnya seblak sendiri merupakan kerupuk yang diremdam hingga lembek lalu dimasak sesuai selera. Video di atas menjelaskan cara memasak seblak pada umumnya.
Saturday, 10 October 2015
MUTU BAHAN PANGAN
Dilihat
dari: (Sifat dan Predikat)
o Internal:
v Kandungan Gizi
v Daya Tahan
v Rasa, Warna, Aroma
v Kemasan
v Steril, Bersih
v Tekstur
v Seragam
o Eksternal:
v Merk, Brand
v Sertifikasi
v Komposisi
v Peraturan
v Harga
Yang
mempengaruhi mutu bahan pangan:
§ Proses pembuatan
§ Bahan dasar dan tambahan
§ Penyimpanan
§ Komposisi
§ Sertifikasi (ISO dan HCCP)
Video PT Sidat dan Mengolah Sidat menjadi Rendang
Kelompok Serabi
NFT-B
Hasil tugas video untuk PTP, menjelaskan singkat tentang cara budidaya sidat. Serta manfaat dan pengembangan makanan olahan sidat yang idenya berasal dari kelompok kami sendiri!
Saturday, 26 September 2015
Pengawetan Suhu Tinggi, Rendah, dan Info Tambahan
Suhu Tinggi:
- Sterilisasi= membunuh semua mikroba. Tujuan: tidak membentuk bahan beracun, tidak mengubah kemasan
Pada suhu rendah, mikroba inaktif
Thursday, 24 September 2015
Kunjungan ke PT Sidat Indonesia
Tuesday, 22 September 2015
Analisis Bahan Pangan
Mengapa?
- Diminta pemerintah
- Supaya bisa dicantumkan di label
- Menghasilkan mutu produk sesuai yang diinginkan
- Diperlukan jika ingin mengembangkan produk
Sunday, 13 September 2015
Memerah Sapi
- Mendapatkan susu berkualitas
- Mencegah penularan mastitis
- Mencegah stress
- Menghasilkan susu yang bersih dengan puting yang bersih
Proses Pengolahan Pangan (Part 2)
Pengawetan adalah cara yang digunakan untuk mempertahankan sifat fisik dan kimia makanan dalam waktu yang lama. Pengawetan dilakukan dengan berbagai cara, dengan didinginkan, dipanaskan, diasinkan, dimaniskan, dan lainnya.
Proses Pengolahan Pangan(Part 1)
Dalam mengolah pangan, terdapat banyak proses-proses yang dilakukan agar pangan tersebut menjadi sebuah produk pangan. Kali ini, yang akan saya bahas adalah pemotongan, pengemasan, pencucian, dan pemilahan.
Saturday, 5 September 2015
Pendahuluan untuk NFT
Jurusan NFT atau biasa dikenal dengan Tekpang(Teknologi Pangan) merupakan jurusan yang mempelajari bagaimana mengaplikasikan ilmu pengetahuan dalam proses pengolahan bahan pangan sehingga hasil yang didapat memiliki mutu yang lebih baik.
Subscribe to:
Posts (Atom)


