Tuesday, 27 November 2018

Pembuatan Soto Betawi

Selain tugas-tugas presentasi, mahasiswa NFT juga diberi tugas membuat sendiri makanan lokal yang ditugaskan ke tiap kelompok lalu mengunggah video pembuatan makanan tersebut ke media sosial Youtube. Tugas ini memberikan pengalaman terhadap masing-masing mahasiswa akan bagaimana cara membuat makanan tersebut secara langsung, tidak hanya melihat teori dengan membaca resep. Kelompok saya membuat soto betawi, silahkan dilihat video hasil buatan kelompok kami! Semoga dapat menjadi panutan ketika ingin membuat sendiri soto betawi di rumah.

Sunday, 25 November 2018

Budaya Makanan Seventh Batch Presentation

Pada pertemuan kali ini ada 2 kelompok yang maju untuk membahas satu video yang berjudul "Future of Food Feeding 7 Billion". Kelompok pertama membahas mengenai ringkasan video dan kelompok kedua mempresentasikan pembahasan video.

Kelompok 1 Video Ringkasan
Pendahuluan
Populasi mencapai 7 miliar (2011)  Kebutuhan pangan meningkat
Waste negara maju 222 miliar ton = produksi sub sahara afrika 230 miliar ton
Turd Burger diciptakan oleh Professor Mitsuyuki Ikeda
Bahan: protein dari sewage mud waste, protein dari kedelai, food colorant (merah).
Cara membuat artificial meat
  1. Protein dari kotoran diekstrak
  2. Ditambahkan enhancer 
  3. Dimasukkan ke exploder
House Fly Burger diciptakan oleh Moscow Institute
Telur lalat diinkubasi empat hari di medium food waste
Bahan: maggot halus, roti, susu, telur, bawang, garam & merica
1 kg food waste = 170 gram daging sumber kaya protein
Caviar Artifisial diciptakan oleh Institut Nesmeyanov
Bahan: air, gelling agent, perisa, pewarna makanan, protein
Proses: 
  1. Bahan dicampur
  2. Dipanaskan
  3. Disemprotkan ke minyak.
Industri di Petersburg: menggunakan ekstrak ikan dan rumput laut; membuat kapsul berbentuk bulat menyerupai kaviar; mendominasi pasar Rusia
Sturgeon adalah ikan penghasil kaviar. 
  • Populasinya menurun 90% selama dua dekade terakhir
  • Aktif ketika berinteraksi dengan air
  • Dilindungi cyro protector (double edge sword)
Alternatif Pangan di Rusia
Di Rusia, iklim sangat dingin. Sehingga timbul kendala: pemenuhan asupan protein.
Alternatif: Alfalfa dan Antartic Krill
Sebagai tambahan: keratin bulu ayam dapat diolah jadi shampoo dan pupuk.
Seleksi Artifisial
Prinsip: Menentukan sifat menguntungkan untuk diturunkan
Penyebab: Terjadinya peningkatan populasi, konsumsi, produktifitas.
Hibrida sapi yak: kawin silang ternak domestik dan spesies liar  imunitas tinggi terhadap penyakit.
Transgenesis
Penggabungan gen dari dua hewan yang memiliki hubungan jauh
Super wool: gen laba-laba dimasukkan ke domba agar bulu yang dihasilkan lebih kuat.
Kendala transgenesis: hit & miss; kritik & perdebatan

Kelompok 1 Video Pembahasan
Gastronomi Molekuler: pengolahan pangan dengan menggunakan teknik kimia dan fisika.
Salah satu Teknik  sferifikasi
Sferifikasi: bahan cair dibentuk jadi sfera berdiameter 6-30 mm
Produk: juice pearls, bobba, gnocchi, caviar dll
Reverse Spherification: sampel cair ditambahkan kalsium alginat untuk tekstur pembentukan agar; wadah berisi air dicampur kalsium laktat (dipakai karena tidak berasa garam terlalu tinggi)
Artificial caviar:
  • Berbahan dasar rumput laut sehingga tidak mengandung magnesium, protein, besi, omega 3 dan 6, mengandung lebih sedikit kalsium.
  • Tidak menyebabkan kepunahan sturgeon
  • Harga lebih terjangkau
Poop Burger
Rata-rata orang Asia menghasilkan feses 200-400 gram/orang
Feses manusia  diambil protein dari Escherichia coli
Pembuatan  bahan: protein kacang kedelai, pewarna, komponen penguat
Larva Burger
Substrate  food waste
Larva lalat 4 hari  protein 61,42%
Larva lalat >5 hari  protein 40%
Konsumsi larva hal yang wajar di Jepang, contoh produk: hachi no ko (larva lebah), larva serangga air, kepompong ulat sutra
Konsumsi serangga Indonesia: ulat sagu dan belalang goreng
Hukum Islam
Haram = pangan dari kotoran manusia, serangga, selain belalang, ulat, cacing, dan larva
Halal = sebagai obat dan khasiat bagi kesehatan

Monday, 19 November 2018

Table Manners in Santika Hotel

Seluruh Peserta Acara Table Manner
Pada hari Senin tanggal 19 November 2018, mahasiswa NFT yang mengikuti mata kuliah Budaya Makanan menghadiri acara Table Manner di Hotel Santika BSD City. Bapak Indra, yang sudah berpengalaman selama 17 tahun di perhotelan, merupakan Food & Beverages Manager Hotel Santika yang merupakan pembicara pada acara makan siang ini.
Meja Saya dan Teman-Teman selama Acara
Sejarah Table Manner
Bermula dari Raja Louis dari Perancis di abad 17, yang memiliki kebiasaan mengadakan perjamuan makan dengan mengundang bangsawan kerajaan sekitar. Lalu kebiasaan ini diikuti hampir seluruh bangsa.
Pengertian Table Manner
Table Manner memiliki arti etika makan aturan yang harus dilakukan saat bersantap bersama di meja makan. Etika makan diperkenalkan oleh bangsa Eropa.
Jenis penyajian makan terdiri dari:
  1. Buffet/prasmanan
  2. Family style
  3. Gueridom/trolly service: makanan dibawa ke konsumen memakai troli, dimasak di depan konsumen dan dihidangkan.
  4. Ala carte
  5. Set menu: makanan dihidangkan kan satu per satu dari appetizer hingga dessert ke konsumen.
Set Menu
  1. Appetizer (makanan pembuka)
    • Cold or hot appetizer.
    • Ex. crudities, caviar, escargot.
  2. Salad
    Menu
    • Ex. caesar salad, nicoise, garden salad, etc.
  3. Soup
    • clear soup (Ex. clear chicken soup, clear vegetable soup, etc).
    • cream soup (Ex. cream mushroom soup, crab bisque, etc).
    • chilled soup (Ex. chilled tomato, chilled avocado soup, etc).
  4. Main course (makanan utama
    • Harus terdiri dari karbohidrat, sayuran, dan lauk.
    • Ex. grilled steak, pasta, fish fillet, etc.
  5. Dessert (makanan penutup)
    • Sesuatu yang manis untuk menghilangan amis daging.
    • Ex. apple pie, tropical fruits, ice cream, etc.
Minuman
  1. Non alcoholic drink
    1. Mineral water: water that came from central of earth, then bottled.
      1. Still mineral water (Ex. aqua, ades, vit, sanqua).
      2. Sparkling mineral water (Ex. eviar, st pellegrino, perrier, equil).
    2. Artificial mineral water: water mixed with carbonated essence.
    3. Juices: freshly squeezed juicee.
    4. Crushes
    5. Syrup
    6. Coffee & tea
  2. Alcoholic drink
    1. Beer
    2. Spirit
      1. Dry spirit
      2. Sweet spirit
    3. Wine
      1. Fortified wine
      2. Sparkling wine
      3. Natural wine
Proses pembuatan alcoholic drink terbagi menjadi:
  1. Fermentation: breakdown of sugar into ethyl alcohol and carbon dioxide.
  2. Distillation: extraction of essence from a substance by condensing the resulting liquid.
Peralatan Makan
  1. Side Plate (untuk bread & butter)
  2. B&B knife
    Peralatan Makan
  3. Salad fork
  4. Dinner fork
  5. Show plate
  6. Dinner knife
  7. Soup spoon
  8. Salad knife
  9. Dessert spoon
  10. Dessert fork
  11. Napkin
How to Eat?
Bread
Sobek sedikit roti dengan tangan kiri, olesi dengan butter memakai knife (jangan iris roti dengan knife), jangan angkat plate, sobek roti di atas plate.
Soft Roll with Butter
Appetizer
Di atas meja hanya boleh ada pergelangan tangan.
Salad
Sayuran yang ukurannya terlalu besar dapat dilipat untuk dimasukkan ke dalam mulut.
Chef Salad
Soup
Makan memakai sendok sup dengan menyendoknya dari arah dalam ke luar, bagian bawah sendok ke pinggir/mulut mangkok tanpa menimbulkan suara yang keras. Mangkok tidak boleh diangkat. Sendok tidak boleh masuk ke mulut dan sup tidak boleh diseruput hingga menimbulkan suara yang keras. Jika masih makan, sendok diletakkan di dalam. Jika sudah selesai, letakkan di luar.
Carrot Cream Soup
Main Course
Fork menghadap ke bawah, telunjuk kanan di atas knife untuk memberi tekanan.
Ada 2 style makan:
  1. Europe style. Garpu untuk menahan, pisau untuk memotong, lalu garpu tetap di tangan yang sama untuk mengambil makanan.
  2. American style. Semua daging dipotong-potong kecil dahulu, lalu garpu dipindahkan ke tangan kanan untuk makan. 
Ketika main course berupa spaghetti, garpu di tangan kiri untuk menggulung pasta di atas pring, lalu dipindahkan ke sendok di tangan kanan untuk dimakan. Posisi sendok dan garpu boleh dibalik.
Chickern Cordon Bleu
Dessert
Alat makan dessert akan dipindahkan oleh pramusaji.
Tiramisu
Etika Table Manner
  • Jarak antara badan dengan meja adalah 1 kepal tangan dengan posisi duduk terus tegak. 
  • Kepala tidak menghampiri makanan melainkan makanan yang dibawa ke mulut.
  • Tidak boleh mengeluarkan segala jenis gadget. Bilamana ingin mengangkat telpon, harus ijin terlebih dahulu ke orang di sebelah. Jika telpon sangat penting, lebih baik permisi untuk ke belakang.
  • Lipatan napkin dibuka, dilipat segitiga, dan diletakkan di atas paha untuk melindungi makanan jatuh langsung ke pakaian. Jika hendak meninggalkan kursi sementara, napkin dapat disimpan di atas kursi.
  • Peralatan makan diambil dengan urutan dari luar ke dalam untuk makanan yang datang pertama.
  • Ketika main course berupa nasi atau pasta, knife akan diganti jadi spoon.
  • Telan semua makanan terlebih dahulu sebelum minum dan berbicara.
  • Katakan "tolong" dan "terima kasih" setiap meminta bantuan.
  • Jika berada 1 meja dengan host, jangan buka napkin sebelum host.
  • Napkin hanya untuk menyeka jari tangan dan bibir. Jangan digunakan untuk seka keringat, hidung atau membersihkan peralatan makan.
  • Kunyah makanan dengan porsi kecil, mulut tertutup, dan tidak berkecap.
  • Ketika semua makanan sudah dimakan hingga tinggal dessertdessert spoon and fork akan digeser oleh waiter/tress ke sebelah kanan dan kiri konsumen.
Finish Eating
  • Ketika selesai makan, letakkan garpu di sebelah kiri dan pisau di sebelah kanan di arah jam 5/6 di atas piring dengan bagian tajam pisau menghadap ke dalam.
  • Tea
  • Ketika selesai makan, napkin dilipat kecil-kecil menjadi segitiga kecil lalu ditaruh di atas meja
  • Tea spoon hanya dipakai untuk mengaduk gula pada kopi/teh. Tidak boleh untuk menyeruput minuman.
NB.
  • Perbedaan restoran dengan rumah makan: makanan restoran dapat disajikan secara buffet atau ala carte dengan proses masak dilakukan setelah ada pemesanan sedangkan makanan rumah makan sudah dimasak terlebih dahulu sebelum ada pemesanan.
  • Salah satu jenis daging steak, yaitu wagyu, memiliki tekstur yang lunak karena 2 faktor: jenis sapi, dan cara berternaknya (yaitu: tidak banyak bergerak dengan meletakkannya di kandang kecil, dipijat, dan terus diberi makan)

Saturday, 10 November 2018

Budaya Makanan - Sixth Batch Presentation

Kelompok 2 Pembahasan
BBC Food Factory Series 3 - 4 of 6 Frozen

Pencetus sistem pembekuan: Clarence Birdseye, 1924.
Cara: kotak dimasukkan lempeng besi beku dan refrigerant.

Cyrogenic Freezing
Metode kontak langsung dengan refrigerant cair.
Contoh refrigerant: nitrogen.
Metode imersi tidak disarankan karena dapat menimbulkan termal shock yang dapat mengubah struktur bahan.
Kelebihan
Kekurangan
Meningkatkan koefisien transfer panas
Biaya tinggi
Tidak bereaksi dengan konstituen makanan
Asphyxiation: kekurangan oksigen/susah bernafas
Menghasilkan kualitas produk yang baik
Frost bite/gangrene
Penggunaannya luas
Gangguan pernafasan

Freeze Dry
Prinsip dasar: proses sublimasi. 
Pembekuan pangan yang dilanjutkan dengan pengeringan.
Produk segardibekukandisublimasiproduk akhir.
Kelebihan
Kekurangan
Mempertahankan stabilitas produk
Biaya lebih mahal
Produk lebih tahan lama

Mempermudah transportasi

Freeze drying process:
  1. Freezing
  2. Primary Drying
  3. Secondary Drying
Kelompok 9 Jurnal
Redesigning Photosynthesis to Sustainably Meet Global Food and Bioenergy Demand

Latar belakang
  • Populasi dunia akan meningkat
  • Diproyeksikan permintaan untuk makanan melebihi pasokan
  • Peningkatan produksi makanan
Meningkatkan efektifitas fotosintesis dengan:
  1. Mengurangi light harvesting pigments
  2. Membuat fotosistem 1 sebagai pusat fotosintesis
  3. Mengganti klorofil d dengan klorofil a
  4. Meningkatkan serapan karbon
  5. Meningkatkan konversi karbon (mengubah dari tanaman C3 menjadi tanaman C4)
  6. Mengganti jalur respirasi
Smart Canopy
Definisi: interaksi antar tanaman untuk meningkatkan produksi biomassa dan penerimaan cahaya
Sistem:
  1. Daun vertikal bagian atas dan daun bagian bawah horizontal
  2. Rubisco dengan katalistik tinggi di bagian atas kanopi dengan spesifitas tinggi di bagian bawah kanopi
  3. Sistem light gathering anthena
Teknologi yang dapat digunakan untuk meningkatkan efektifitas fotosintesis
  1. Transformasi plastid
  2. Aktivator transkripsi dan sistem Cas9
  3. Redesign dalam sistem model yang sudah ada seperti sianobakteria dan alga hijau Chlamydomonas reinhardtii
Penerapan dapat dilakukan di tanaman padi karena merupakan tanaman C3 yang banyak dikonsumsi

Kelompok 10 Jurnal
Three Perspective on Sustainable Food Security

Latar belakang:
  • Masalah panganobsesi global
  • Pertumbuhan penduduk
  • Peningkatan produksiGas rumah kaca meningkat
  • Distribusi tidak merata
Efisiensi
Dengan meningkatkan produktifitas, akan menimbulkan land sparringdengan jumlah lahan sama, hasil lebih banyak. Kontra: food waste.
Rebound effect:
  1. Peningkatan emisi di sektor lain
    • Contoh: produksi di industri lebih banyak karena bahan baku banyak, sehingga emisinya naik juga dari bidang industri.
  2. Penggunaan lahan
    • Lahan untuk industri bertambah
Demand Restraint
Fokus: pola konsumsi konsumen
Mengganggap lebih baik konsumsi pangan nabati daripada hewani
Anggapan bahwa:
  1. Teknologi dapat merusak
  2. Batas lingkungan absolut: batasi alam dengan pertanian
  3. Humans out of nature: alam akan lebih baik bila tidak disentuh manusia
Penekanan masalah: distribusi pangan yang adil
Maksud efisiensi: konsumsi bijian lebih efisien daripada konsumsi ternak yang makan bijian.
Kekurangan:
  • Segi positif nutrisi dan kontribusi lingkungan diabaikan
  • Tidak menjelaskan bagaimana perilaku dapat diubah
  • Tidak ada batas minimum konsumsi yang harus dicapai
Food System Transformation
Produksi dan konsumsi merupakan suatu sistem pangan
Ketahanan pangan bukan hanya masalah supply, tetapi juga dimensi lainnya: aksesibilitas, affordability, utilitas, stabilitas.
Penerapan LCA masih sulit karena pengukuran metrik yang sederhana sedangkan sistem pangan merupakan interaksi berbagai komponen. LCA hanya melihat dampak terhadap lingkungan.

Bagaimana di Indonesia?
Condong ke perspektif efisiensi untuk meningkatkan produktifitas
Kalangan menengah ke atas condong ke produk impor
Indonesia menghasilkan banyak food waste meski banyak yang belum dapat mencukupi kebutuhan pangannya

Inti
Peningkatan produktivitas dengan 2 cara: 
Perluasan wilayah produksi, intensifikasi
Memperpendek siklus produksi (life cycle product) untuk mengefisiensikan produksi [Dengan lahan yang lebih kecil, menghasilkan output produk yang sama]

Sunday, 4 November 2018

X. Lepet

Lepet (sumber)
Lepet berasal dari kata "lepat" atau "luput" yang dalam bahasa Jawa berarti kesalahan. Lepet sering dibuat pada lebaran ketupat atau hari ke-7 Idul Fitri. Makanan dari daerah Jawa ini merupakan panganan yang dibuat dari ketan dan kelapa parut yang diberi garam lalu dibungkus memakai daun kelapa muda dan direbus. Isi lepet dapat berupa kacang tolo, nangka, pisang, dan lainnya sesuai selera. Di balik makanan ini ada cerita unik yaitu orang yang lebih muda mengirimkan lepet ke keluarga yang lebih tua sebagai permintaan maaf

Sumber:
http://dimensiinterior.petra.ac.id/index.php/int/article/view/16243/16235
http://kudusupdate007.blogspot.com/2015/11/lepet.html

Thursday, 1 November 2018

Budaya Makanan - Fifth Batch Presentation


Kelompok 8
Food Sovereignty as Decolonization
Kedaulatan pangan: hak masyarakat mengatur sistem pangannya
Swasembada pangan: bisa memenuhi kebutuhan pangannya sendiri tanpa perlu mendatangkan dari pihak luar.
Bisa swasembada tapi tidak berdaulat. Misal: pakai bibit unggul tapi bibit didatangkan dari pihak lain yang bilamana diputus, akan tidak bisa lanjut.
Sistem Pangan Neoliberal
Sistem Kedaulatan Pangan
Keuntungan perusahaan
Produksi pangan lokal, perlindungan pasar local dari dumping
Peningkatan ekspor komoditas pertanian
Pertanian berkelanjutan
Inovasi limbah, adaptasi teknologi, manajemen yang modern
Diversifikasi produksi, meminimalkan penggunaan pestisida
Dumping: harga pangan lokal yang dijual di luar negeri lebih rendah daripada dijual di dalam negeri.
Kenapa dumping dilarang? Contoh kasus, Cina butuh baja, diproduksi berlebihan, akhirnya dijual sangat murah, harga pasar internasional jadi kacau, negara penghasil baja lain jadi rugi.

Food sovereignty as decolonization
  1. Kedaulatan pangan: meliputi hak untuk menentukan kebijakan pertanian
  2. Mesyarakat pribumi mengalami hambatan dalam membangun perekonomian agrikultur berkelanjutan
  3. Cara mengurangi penurunan penjualan: menjual padi liar
  4. Muncul gerakan pertanian – gerakan pola hidup sehat

Pemerintah Indonesia wajib turut aktif dalam kedaulatan pangan karena Indonesia negara agraris
Penderitaan pangan di Indonesia:
  1. Meluasnya petani tidak bertanah di pedesaan dan tanah dikuasai pemilik modal
  2. Mata pencaharian masyarakat pedesaan yang mulai menurun
  3. Meluasnya kemiskinan dan kesenjangan social
  4. Kelaparan yang melanda masyarakat pedesaan
  5. Indonesia menjadi negara Agraris yang bergantung pada pasar tradisional
Muncul Gerakan Serikat Petani Indonesia yang membantu mengembalikan hak petani
  1. Membangun ormas tani yang kuat
  2. Perjuangan tanah untuk petani
  3. Memperjuangkan kedaulatan pangan
  4. Membentuk sistem pertanian yang berkelanjutan
  5. Membentuk metode permodalan mandiri
  6. Membangun pasar domestik

La Via Campesina = gerakan sosial antar bangsa yang mengutamakan kesejahteraan masyarakat pedesaan
SPI = berjuang untuk hak-hak petani perempuan, kedaulatan pangan atau agroekologi
Sistem kapitalis dan neoliberalisme -> sifat konsumerisme

Kesimpulan
  • Kedaulatan pangan dihambat kapitalisme
  • Kedaulatan pangan di Indonesia belum permanen

9 bahan pokok yang disiapkan BULOG:
  1. Beras
  2. Gula pasir
  3. Minyak goreng dan mentega
  4. Daging sapi dan ayam
  5. Telur ayam
  6. Susu
  7. Jagung
  8. Minyak tanah
  9. Garam beryodium
Ketika harga panen jatuh, Bulog akan menyerap gabah dari petani dengan harga yang layak agar petani tetap produksi beras. Ketika harga pasar naik, bulog  akan menjual ke masyarakat agar masih ada daya beli.
NB.
  • Ekstensifikasi: luas lahan diperbesar.
  • Intensifikasi: produktifitas ditingkatkan, luas tanah tetap.
  • Intensifikasi dapat dilakukan dengan pemilihan bibit unggul, yang setahun bisa panen beberapa kali.
  • VUTW (Varietas Unggul Tahan Wereng)
  • Meksiko dan beberapa negara berkembang mengalami penjajahan secara ekonomi dari negara maju.

Kelompok 2
BBC Food Factory Series 3 - 4 of 6 Frozen
Slow freezing ice
Es Batu
Es Loli
Slow freezing
Fast freezing
Warna lebih bening
Warna putih kristal es
Tekstur lebih keras
Tekstur lebih crumbly dan soft

Fast freezing ice
Pembekuan ada 2, cepat dan lambat. Pembekuan cepat ada 2:
Fast Freezing
Blast Freezing
Brine Bath
Mendorong udara dingin dari wadah berisi dry ice menuju wadah berisi sampel yang ingin dibekukan dengan bantuan kipas angin
Dilakukan dengan membuat larutan garam

Perbandingan
Metode Konvensional
Fast Freezing
Pembekuan menyeluruh: 1 hari
Dry ice -78°C ditambah liquid nitrogen -196°C
Es lebih transparan & partikel es yang besar
Es berwarna putih

Pembuatan kopi bubuk dilakukan dengan fast freeze agar tekstur lebih halus
Metode pembuatan kacang polong beku



Sunday, 28 October 2018

IX. Bakcang

Bakcang (sumber)
Masyarakat Cina dahulu meyakini bahwa bakcang adalah makanan untuk menghormati seorang pahlawan yang mati akibat difitnah orang. Makanan ini terdiri dari daging cacah sabagai isi dari beras ketan yang dibungkus daun bambu dan diikat tali bambu.
Setiap tanggal 5 bulan 5 penanggalan Imlek diadakan festival Duan Wu Jie atau festival Twan Yang, di mana pada hari tersebut orang-orang Tiongkok menyantap bakcang.

Sumber:
http://lp2mk.unsada.ac.id/wp-content/uploads/2016/04/PROSIDING-GENAP-2012-2013.pdf#page=94
https://www.tionghoa.info/festival-perayaan-duan-wu-bak-cang/
Chrome PointerChrome Pointer