Pada kelas kali ini, kami mempelajari cara
pengolahan singkong menjadi pati dalam skala industri.
A. Pengupasan dan
Pencucian
Pada sebuah sekat
silider panjang, singkong dimasukkan dan dibiarkan berputar di dalam silinder
sambil disiram dengan air. Singkong akan saling timpa-menimpa, gaya yang
disebabkan akan membuat kulitnya terlepas. Air yang disiram dari atas akan
membersihkan tanah yang menempel pada singkong.
![]() |
| Mesin Pencuci dan Pemarut Singkong |
B. Pemarutan
Singkong yang sudah
dibersihkan akan dipindahkan sampai ke parutan. Proses ini menghasilkan bubur
singkong.
C. Sentrifugal
(EKSTRATOR)
![]() |
| Mesin Sentrifugal |
Bubur singkong yang
terbentuk pada proses sebelumnya akan dipisahkan menjadi dua substansi pada
proses ini. Yaitu cairan, yang akan dilanjutkan ke proses berikutnya, dan
ampas.
D. Nozel (SEPARATOR)
Cairan singkong pada
proses sentrifugal dipisahkan menjadi tapioka encer dan larutan protein. Yang
akan dipakai pada proses selanjutnya adalah tapioka encer.
E. Sentrifugal
Tapioka encer
di-sentrifugasi lagi sehingga terpisah menjadi tapioka kental dan air.
F. Oven
Tapioka kental
dipanggang hingga menjadi tapioka kering
Note:
v Proses ini
menghasilkan banyak residu yang tidak terpakai, yaitu ampas singkong, larutan
protein, dan air. Ketiga bahan tersebut dicampur dan dimanfaatkan sebagai pakan
ternak.
v Tapioka biasa
digunakan untuk pembuatan kain atau kertas, karena itu protein dipisahkan.
Adanya kandungan protein menyebabkan bau.
v Umumnya 5 kg
singkong dapat meghasilkan 1 kg tapioka. Dalam 1 hari, sebuah pabrik dapat
menghasilkan 80 ton tapioka, yang artinya membutuhkan 400 ton singkong dalam
sehari.
Sumber Gambar:
Mesin Pencuci dan Pemarut Singkong-http://g01.s.alicdn.com/kf/HTB1T1DKHpXXXXaRXpXXq6xXFXXXt/China-best-selling-cassava-grinding-machine-cassava.jpg
Mesin Sentrifugal- http://g02.s.alicdn.com/kf/HTB1XTblHFXXXXaNXVXXq6xXFXXXi/New-automatic-disc-type-rotary-centrifuge-separator.jpg



No comments:
Post a Comment