Wednesday, 29 August 2018

Budaya Makanan 2018

Pada semester 7, mahasiswa NFT bertemu dengan mata kuliah bernama "Budaya Makanan".
Mata kuliah ini penting karena berkaitan dengan peraturan yang mengharuskan mahasiswa IPS untuk mempelajari bidang IPA dalam mata kuliahnya dan mahasiswa IPA untuk mempelajari bidang IPS dalam mata kuliahnya.
Pada pertemuan pertama ini, mahasiswa dibagi menjadi 10 kelompok. Masing-masing kelompok mendapatkan 1 jenis makanan lokal untuk dibuat jurnalnya. Penelitian untuk makanan lokal tersebut dilakukan secara teknologi atau sains dan secara budaya. Harapannya adalah agar para mahasiswa dapat menerbitkan hasil jurnal mereka secara internasional. Karena jurnal ini berisi tentang makanan lokal, perlu diperhatikan bahwa gambar-gambar makanan lokal yang akan dicantumkan dalam jurnal haruslah foto pribadi, bukan diambil dari website orang lain.
10 makanan yang menjadi topik kelompok adalah:
  1. Bestik Solo
  2. Soto Betawi
  3. Siomay / Shumay
  4. Rawon
  5. Brenebon
  6. Kaledo
  7. Naniura
  8. Klapetart
  9. Bakcang
  10. Lepet
Selain jurnal, setiap kelompok juga perlu membuat video pembuatan makanan lokal yang menjadi topik mereka.
Beberapa poin dalam pembuatan video:
  • Durasi 7-10 menit, menggunakan format seperti mata kuliah sebelumnya (Keterampilan Manajemen).
  • Informatif
  • Visual dapat menggambarkan.
  • Narasi secukupnya
  • Hindari jumping; Jumping adalah ketika suatu editan terlihat terlalu jelas, ketika antara satu scene dengan scene yang lain tidak berhubungan, ketika adanya kontradiksi antara alur waktu dan situasi video, dan lainnya.
  • Video harus di-upload ke Youtube
Pada hari ini, pembagian kelompok dan topik sudah dilakukan. Saya bersama tiga orang teman lainnya masuk dalam kelompok 2 yang akan membuat soto betawi.
Nantikan post-post saya selanjutnya mengenai soto betawi dan video pembuatannya!

No comments:

Post a Comment

Chrome PointerChrome Pointer